Jakarta – Laga babak delapan besar Liga 1 U-19 antara Bali United vs Bhayangkara FC diwarnai kericuhan. Satu pemain cedera serius. Saat ini akan dilaporkan ke Komdis PSSI.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (21/10/2017) sore, berakhir dengan skor 2-2. Laga itu sendiri harus dihentikan wasit di masa injury time.

Saat bermula ketika Bali United U-19 menyetarakan kedudukan melalui Dalen Ramadan pada menit ke-93. Ketika itu pemain Bhayangkara U-19 melakukan protes kepada wasit namun matchday akhirnya dilanjutkan.

Tak lama berselang, pemain Bhayangkara FC Ichtio Nil Matul Akbar terlihat menguasai bola yang lantas direbut pemain rival. Ichtio tak terima dan melepaskan tendangan keras, yang mengenai tulang kering pemain Bali United.

Tak terima, pemain Bali United langsung berdiri dan melayangkan protes. Kericuhan pun terjadi. Akibat saat ini pemain Bali United, Ricky Nova Asterix, pada prosesnya tergeletak tak sadarkan diri akibat kena hantaman di leher.

[Gambas:Instagram]

Ricky Nova langsung ditandu keluar dan dibawa ke RS terdekat dengan ambulans. Bali United mengonfirmasi bahwa Ricky Nova mengalami cedera serius.

“Satu kejadian membuat pemain BU Ricky Nova mengalami cedera cukup serius dan momen ini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. GWS,” tulis Bali United di akun twitternya, @BaliUtd.

Tigor Shalom Boboy, selaku chief Ooperating officer dari PT Liga Indonesia Trendi (PT LIB) yang merupakan operator kompetisi, mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Dia akan membawa kasus ini ke Komisi Disiplin PSSI.

“Yang jelas kami sangat menyayangkan apa yang terjadi. Ada catatan special buat semuanya agar pemain bisa melindungi attitude dan saling respek satu sama lain. Pasti akan kami bawa ke Komdis PSSI karena ini sudah menyangkut pelanggaran disiplin,” katanya.

(ads/krs)


LEAVE A REPLY