Jakarta – Indra Sjafri menilai dipanggilnya Egy Maulana Vikri ke timnas Indonesia U-22 ibarat anak SMP lompat ke SMA. Hal itu bisa membuat moral sang pemain meningkat.

Luis Milla beberapa hari lalu merilis 26 nama pemain timnas U-22 untuk melakukan training camp di Bali pada 30 Juni sampai 10 Juli untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23 pada 19-23 Juli 2017 di Bangkok, Thailand, dan SEA Games di Malaysia 19-31 Agustus mendatang.

Dari daftar pemain tersebut, ada nama Egy yang juga dilibatkan Milla. Egy merupakan pemain U-19 yang terlibat dalam Toulon Tournament 2017. Dia mendapat pernghargaan Jouer Revelation Trophee di akhir perhelatan, yang juga pernah didapat oleh pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Luis Figo, dan Zinedine Zidane.

Permainan oke Egy pun membuat Milla tergoda untuk memasukan sang pemain ke dalam skuat timnas U-22. Hal itu dianggap Indra bisa meningkatkan moral sang pemain.

“Satu keuntungan untuk Egy, kalau dia ibarat anak SMP dinaikan ke SMA. Pasti
Moral dia naik, kepercayaan diri naik, ujung-ujungnya nanti keuntungan untuk U-19. Dengan adaptasi di situ, saya yakin Milla sangat ahli dengan pemain-pemain muda dan kami satu visi dengan Mila,” kata Indra di Hotel Fairmont, Rabu (21/6/2017).

Indra juga meminta bahwa Egy harus cepat beradaptasi bersama timnas U-22. Menurutnya dengan berada di sana mental bisa akan lebih meningkat dari segi persaingan dan lawan-lawan yang akan dihadapi.

“Saya bicara sama dia, saya pesan ke dia, yang jelas dia harus cepat adaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada. Jadi perlu waktu jam terbang terbang dan pengalaman bertanding,” tambah Indra.

(din/din)


LEAVE A REPLY