Jakarta – Persija Jakarta telah meresmikan kantor barunya untuk memusatkan semua kegiatan. Kantor kontemporer itu terletak di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Persija sudah tak memiliki kantor lagi setelah area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dirombak. Selepas itu, segala aktivitas klub yang menyangkut administrasi hingga bisnis kerap dilakukan di kantor Direktur Utama Persija, Gede Widiade, yang berada di Kuningan maupun Kemayoran.

Kini, permasalahan kantor untuk mengurusi Persija sudah terselesaikan. Klub itu punya kantor kontemporer di Jalan Duren Tiga nomor 19, sebelah Yayasan Perguruan Cikini, Jakarta Selatan, yang sudah diresmikan Gede pada Rabu (13/9/2017) malam WIB.

Kantor kontemporer Persija ini nantinya bukan cuma sekadar untuk urusan administrasi ataupun bisnis. Ada dua kamar yang disediakan untuk tempat menginap bagi para pemain yang masih tahap trial di klub.

“Hari ini target terakhir saya secara pribadi untuk aktivitas bertahap, mulai dari awal menggunakan home base di dekat Jakarta, tempat latihan di Jakarta, memiliki bus, mencoba memiliki kantor, dan mencoba mengelola lapangan di Jakarta,” kata Gede.

“Jadi hari ini mungkin fase keempat kami memilih kantor. Dengan adanya kantor diharapkan semua sudah terpusat mengenai berita, administrasi, dan apapun yang berhubungan dengan Persija.”

Di kantor kontemporer ini Gede juga memberi ruangan untuk awak media yang sedang bertugas meliput Persija.

“Wartawan juga punya hak menggunakan kantor ini untuk standby mencari berita yang berhubungan secara langsung dengan Persija. Kemarin perwakilan wartawan sudah meminta sebagian ruang ini untuk area konferensi pers,” katanya.

(mfi/raw)

LEAVE A REPLY