Jakarta – Setelah Sriwijaya FC memastikan posisi ketiga Piala Presiden 2018, pelatih Rahmad Darmawan menyumbang penilaian positif untuk Syahrian Abimanyu. Tapi ia menambahkan pemain mudanya itu harus terus menimba ilmu.

Pesepakbola 18 tahun itu menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian di Piala Presiden kali ini. Pemain jebolan akademi Valencia tersebut menjadi pencetak gol termuda sepanjang tiga edisi Piala Presiden (2015, 2017, 2018).

Abi, sapaan akrab Syahrian Abimanyu, melakukannya setelah memberikan satu gol dalam kemenangan Sriwijaya FC atas Arema FC di babak perempatfinal lalu.

Performa apik itu turut membuat Rahmad Darmawan memberinya satu tempat di starting XI Sriwijaya FC ketika menjalani laga terakhirnya di Piala Presiden 2018, dengan menggulung PSMS Medan lewat skor 4-0.

“Abimanyu satu dari tiga puluh pemain di Sriwijaya FC,” kata RD, sapaan akrabnya, usai laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (17/2/2018).

“Dan kemarin saya sampaikan, saya selalu berikan kesempatan pada siapapun di tim ini selama latihan. Karena menunjukan performa yang baik, saya kasih kesempatan pada Abi, dan sejauh ini dia bisa melakukan tugasnya dengan baik,” ucapnya.

Pun demikian, RD juga mewanti-wanti agar penggawa timnas Indonesia U-19 itu terus belajar dari para seniornya demi bisa memoles permainannya jadi lebih baik lagi.

“Tapi dia tentu masih harus belajar banyak pada senior lainnya yang berkaitan dengan pengaturan ritme permainan yang menurut saya dia belum punya,” ujar RD.

“Efektivitas passing sudah oke, kapan dia lepas dan tiba-tiba tekanan sebagai midfilder. Abi perspektif saya perlu kita jaga agar dia tidak lepas kontrol,” tuturnya.

(idr/krs)



LEAVE A REPLY