Solo

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan memulai proyek renovasi Stadion Manahan Juni 2018. Akibatnya, Persis Solo harus menggunakan stadion lain sebagai kandang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah tubuh (Dispora) Kota Surakarta, Joni Hari Sumantri, mengatakan stadion kebanggaan wong Solo itu harus steril dari kegiatan sport selama proses renovasi berlangsung. Pengumuman untuk renovasi sudah disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

“Otomatis memang harus pindah. Kami sudah memberitahu pihak-pihak terkait sejak 2017 agar punya waktu mencari alternatif,” kata Joni momen ditemui di kantornya, Rabu (9/5/2018).

Sementara itu, Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, sebelumnya menyarankan agar Persis berkandang di Stadion Sriwedari. Tetapi, Stadion Sriwedari kurang layak dari segi pengamanan.

“Sebenarnya Sriwedari bagus, tapi tidak ada pembatas antara tribun dengan lapangan. Sehingga, sulit melakukan pengamanan,” kata Rudy.

Dia pun kemudian menyarankan agar tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY. Pasalnya, stadion-stadion lain di dekat Solo dinilai belum layak.

“Stadion di Klaten dan Sragen juga belum layak. Yang paling dekat dan memungkinkan ya di Bantul,” katanya.

Adapun proyek renovasi Stadion Manahan diperkirakan game over pada akhir 2019. Stadion berkapasitas 23.000 penonton itu akan direnovasi hingga menjadi seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam kapasitas lebih kecil.



(fem/fem)




LEAVE A REPLY