Madrid – Di tengah kemenangan atas Osasuna, Atletico Madrid kembali dihadapkan pada masalah yang sama. Mereka lagi-lagi tidak bisa mengonversi penalti menjadi gol.

Atletico memetik kemenangan 3-0 kejadian menjamu Osasuna di Vicente Calderon, Sabtu (15/4/2017) malam WIB. Mereka unggul lewat dua gol Yannick Ferreira-Carrasco dan satu gol dari Filipe Luis.

Atletico sebenarnya bisa unggul dengan skor yang lebih besar. Dalam matchday tersebut, Atletico mendapat hadiah penalti sampai dua kali.

Tapi kedua penalti tersebut gagal dimaksimalkan oleh Carrasco dan Thomas Partey yang masing-masing mengeksekusi penalti pertama dan kedua. Tendangan mereka sama-sama digagalkan oleh penjaga gawang Osasuna, Salvatore Sirigu.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=BnueoWAo5So]

Ini berarti Atletico sudah enam kali gagal mengonversi penalti menjadi gol di La Liga musim ini. Enam kegagalan tersebut dicatatkan secara berurutan sejak Antoine Griezmann tidak mampu mengoptimalkan penalti di laga melawan Valencia pada Oktober 2016 lalu.

Catatan Atletico tersebut jadi yang terburuk di antara tim-tim La Liga musim ini. Atletico sudah enam kali gagal mencetak gol lewat penalti dari total delapan percobaan. Hanya dua yang berbuah gol, persentase keberhasilan penalti Atletico cuma sebesar 25%. Demikian seperti dikutip dari Opta.

“Saya tidak bisa menjelaskan apapun. Sulit untuk menjelaskan. Sebuah penalti adalah penampilan individu,” ucap pelatih Atletico Diego Simeone seperti dikutip dari Soccerway.

Carrasco yang gagal penalti kejadian melawan Osasuna tak menampik jika timnya masih harus mengasah kemampuan tendangan dari titik 12 pas. Tapi keberuntungan juga disebutnya ikut berperan.

“Mungkin kami harus latihan lagi untuk penalti. Tapi selalu ada penjaga gawang yang harus ditaklukkan dan ketidakberuntungan,” kata Carrasco.

(nds/raw)


LEAVE A REPLY