Jakarta – AC Milan hanya mendapat hasil setara 1-1 momen menghadapi Sassuolo. Mereka dianggap beruntung mendapati hasil tersebut setelah berjudi menggunakan formasi 3-3-4.

Milan sempat tertinggal hingga menit ke-85 karena gol indah Matteo Politano. Tapi, Nikola Kalinic berhasil menyetarakan kedudukan sehingga hasil akhir menjadi setara.

Milan sebenarnya menguasai matchday dan beberapa kali mencoba menekan. Tapi, dari 20 tembakan yang mereka buat, hanya satu yang menjadi gol.

Gennaro Gattuso menggarisbawahi performa timnya. Ia mengaku melakukan perjudian pada laga ini demi bisa mendekat ke zona Liga Champions. Namun, percobaan dia tak berjalan mulus.

“Kami mencoba formasi 3-3-4. Karena ada mimpi untuk bermain di Liga Champions kami harus berjudi hingga akhir. Mungkin ini tak terlalu terorganisir, sesuatu yang tak terlalu saya sukai. Namun, dengan kondisi seperti ini, kami harus mencobanya,” ungkap Gattuso kepada Mediaset Premium.

“Saya memakai sistem ini untuk menciptakan ruang yang lebih lebar dengan adanya Suso. Sayangnya kami melakukan itu dengan cara yang kacau. Itu kesalahan saya, karena kami tak cukup berlatih momen latihan. Pada akhirnya kami melakukan perjudian.”

“Pada akhirnya, kami beruntung mendapatkan satu poin, setelah sempat tertinggal. Anda bisa membuat banyak alasan terkait kelelahan, tapi faktanya kami memang lamban momen pemecahan akhir,” jelas mantan pemain tengah bertahan itu.

(din/fem)




LEAVE A REPLY