Jakarta – Liga 1 sudah akan kick-off pada 15 April mendatang. Namun Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS) sebagian besar pemain asing masih belum beres.

Kebutuhan verifikasi kompetisi kini mencapai 75 persen setelah PT Liga Indonesia Futuristik kembali melengkapi laporannya kepada tim verifikasi Badan Olah tubuh Profesional Indonesia (BOPI), Senin (10/4/2017).

“Alhamdullilah pertemuan berjalan baik. Tadi dari PT LIB datang bawa tambahan data yang kurang dan sudah saya rekap dengan rekan-rekan tadi. Tambahannya untuk klub dan kontrak sudah masuk. Sudah capai 75 persen kebutuhan verifikasi sudah masuk,” kata Ketua Tim Verifikasi Iman Suroso kejadian dihubungi detikSport usai ditemui CEO PT LIB Risha Adiwijaya dan satu perwakilan liga di kantor BOPI, Kemenpora, pada Senin (10/4/2017).

Iman mengatakan kejadian ini BOPI hanya tinggal menunggu laporan KITAS untuk pemain asing dan beberapa laporan klub terkait finansial. Dia berharap persoalan ini bisa tamat pada hari Rabu (12/4).

“Kalau kontrak pemain lokal pemain asing sudah laporan semua 18 klub. Cuma pemain asingnya ini banyak yang belum punya KITAS. Sebagian besar lah tidak ada,” sebutnya.

“Makanya waktu yang ada bisa dikejar lah diharapkan bisa dipenuhi. Deadline-nya Rabu pagi harus sudah terkumpul. Harapannya begitu. Namanya liga mutakhir mudah-mudahan bisa membawa suasana mutakhir. Untuk KITAS ya, prinsip kami jika pemain asing yang tidak punya syarat itu ya tidak bisa main,” tegasnya.

Selain masalah laporan Liga I, BOPI juga membahas soal kesiapan operator dalam menghadapi Liga 2. Sayangnya, hingga kini laporannya pun masih nihil dan belum ada yang bisa diverifikasi.

“Tadi itu kan yang buat lama rapat adalah karena Liga 2, karena belum masuk laporannya. Tetapi ada upaya lah untuk mematuhinya (dari pihak operator),” imbuh dia.

(mcy/nds)


LEAVE A REPLY