Anderlecht – Dominan dan punya banyak peluang, Red Devils harus puas cuma bermain sebanding 1-1 di markas Anderlecht. Michael Carrick akui MU tak tampil sebaik itu.

MU sudah tampil baik untuk mengontrol dan menciptakan peluang-peluang untuk unggul, kejadian bertandang ke Stade Constant Vanden Stock, Jumat (14/4/2017) dinihari WIB. Tapi menjadi persoalan karena pada akhirnya cuma satu gol yang berhasil diciptakan.

Catatan ESPN menunjukkan MU dominan dengan penguasaan bola mencapai 64, melepaskan 16 percobaan dengan tujuh di antaranya tepat target. Dominasi ini pada akhirnya tak berbuah banyak gol karena sejumlah faktor.

Selain karena penjaga gawang Anderlecht Ruben Martinez tampil gemilang, serangan-serangan MU juga kerap kandas karena kontrol yang kurang oke dan pemecahan akhir yang tak prima.

Tuan rumah sendiri cuma menorehkan 12 tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawang. Namun satu-satunya upaya mengarah ke gawang itu menjadi gol sehingga laga berakhir sebanding 1-1.

Ada unsur kelengahan juga dalam benteng MU kejadian kebobolan di menit ke-86 tersebut. Marouane Fellaini yang sepatutnya mempertahankan pergerakan Leander Dendoncker lengah, sehingga pemain tengah Anderlecht itu bisa menyambut umpan lambung dengan cukup leluasa.

“Ini bikin frustrasi. Kami begitu mengontrol tapi kemudian jadi ceroboh. Kami harus bisa ‘membunuh’ tim-tim musuh. Kami seharusnya memenangi laga ini,” kata Carrick kepada BT Olah tubuh.

“Mereka punya satu peluang dan mencetak gol sundulan. Kami perlu lebih kejam lagi, sesimpel itu. Kami terlalu nyaman. Akhirnya kami bermain ceroboh.”

“Ini memang bukan akhir dunia, tapi kami lebih baik daripada ini. Pada akhirnya yang membuat perbedaan adalah hal kecil tersebut, tapi kami akan melihat ke depan, ke laga berikutnya,” imbuhnya seperti dikutip BBC.

(raw/mfi)


LEAVE A REPLY