Samarinda – Meski memperoleh kemenangan, pelatih Borneo FC Dragan Djukanovic kurang puas. Banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol membuatnya kecewa.

Borneo FC memetik kemenangan 3-0 atas Persegres Gresik United dalam matchday di Stadion Segiri, Sabtu (29/4/2017) malam WIB. Gol-gol itu dibuat oleh Flavio Beck Junior, Lerby Eliandry, dan Shane Smeltz Edward.

Dragan menilai anak asuhnya tidak memiliki mental sebagai pemenang dalam laga itu. Dia menilai semestinya Borneo bisa mencetak gol lebih banyak lagi.

“Kalau kami bermain bagus, seharusnya kami bisa unggul lebih dari delapan gol. Namun, anak-anak tidak memiliki mental tersebut sehingga hanya tiga gol yang tercipta,” kata Dragan dalam konferensi pers usai matchday.

Peluang-peluang yang bisa dibuat itu, menurut Dragan, menjadi bukti kalau timnya sudah nyetel. Hanya saja, aturan matchday membuat tim tidak bisa bermain dengan kondisi lengkap. Selain itu, Dragan lagi-lagi menyoroti kepimpinan wasit.

“Saya tidak mau dibilang pelatih yang tidak konsisten yang hanya mengkritik wasit momen timnya takluk, namun hari ini saya mau wasit memperbaiki kinerjanya,” ujar dia.

“Selama setahun melatih Borneo FC saya tidak pernah melihat wasit yang adil,” kata Dragan.

Sementara itu, Smeltz senang dapat berkontribusi kepada tim pada matchday kali ini.

“Dalam tiga matchday saya bermain full dan mutakhir matchday kali ini saya akhirnya bisa menyumbang kontribusi gol kepada tim,” kata Shane.

Ke depannya, lanjut pemain berpaspor Selandia Futuristik itu, dia berjanji untuk kembali menyumbang gol bagi kemenangan tim Borneo FC.

(fem/raw)


LEAVE A REPLY