Bogor – Pelatih PS TNI Ivan Kolev mengaku tak percaya jika timnya ditargetkan menjadi juara Liga 1. Menurut Kolev, butuh waktu untuk bisa mencapai target setinggi itu.

Manajemen PS TNI membuat keputusan mengejutkan dengan mencopot Laurent Hatton dan menunjuk Kolev sebagai pelatih modis. Padahal, kinerja Hatton tak bisa dibilang buruk. Dia menyumbang lima poin dari tiga laga pertama di Gojek Traveloka Liga 1.

Terkait pergantian pelatih ini, PS TNI beralasan Kolev lebih mengerti tentang sepakbola dan menguasai Bahasa Indonesia.

Bersama Kolev, PS TNI membidik gelar juara pada tahun ini. Namun, Kolev tak memercayainya.

“Saya tidak bisa percaya itu tujuan kami tahun ini. Karena kami masih bangun tim dan mencoba berubah banyak hal di tim. Yang pertama, koordinasi dan organisasi, untuk itu butuh waktu. Saya tidak percaya bahwa manajemen bilang juara,” kata Kolev seusai matchday melawan Persiba Balikpapan.

“Dari hasil matchday pertama ini saya tidak mungkin membuat analisis. Butuh waktu tidak cukup satu minggu, dua minggu itu tidak mungkin,” tambah pelatih asal Bulgaria itu.

“Setiap pelatih ada bebannya, itu biasa. Cuma saya percaya pemain ini saya melihat ke mereka main serius, disiplin, dan mempunyai kemampuan tinggi,” kata Kolev.

(ads/mfi)


LEAVE A REPLY