Munich – Di usianya yang kini sudah 32 tahun, Cristiano Ronaldo mengalami penurunan produktivitas. Itu terlihat jelas di Liga Champions.

Hingga sepertiga musim, pemain Portugal cuma mencetak 26 gol dari 36 penampilan di semua kompetisi. Hal itu turun drastis mengingat CR7 musim lalu mencetak 51 gol, yang membuatnya mencatat rekor bikin 50 gol di enam musim berturut-turut.

Di Liga Champions musim ini saja, kontemporer dua gol ia lesakkan, minus 14 gol ketimbang momen membawa Madrid merebut trofi ke-11 musim lalu.

“Saya tidak lagi melihat rasa lapar akan sukses dari Ronaldo. Timnya bisa unggul 4-0 di laga sebelumnya, tapi dia tetap kesulitan dapatkan dua gol untuk dirinya sendiri. Hal ini terkait dengan agresivitasnya. Dia sangat menginginkan gol, bahkan meski hanya melalui penalti. Tapi itu dulu,” ujar eks pelatih Madrid Bernd Schuster di Four Four Two.

Ketajaman Ronaldo jelas amat dinanti pelatih Zinedine Zidane momen melawan Bayer Munich, Kamis (13/4/2017) dinihari WIB. Tim asuhan Carlo Ancelotti punya penjagaan terbaik sejauh ini dengan kontemporer kebobolan 15 kali di Liga Jerman.

Schuster pun enggan berharap pada Gareth Bale. Pemain Wales itu memang sedang seret gol, kontemporer sembilan kali jebol gawang rival di semua kompetisi.

“Bale banyak bermain, tapi dia tidak terlibat dalam banyak gol. Dia butuh waktu setelah cedera. Dia tidak seperti Arjen Robben, yang kembali 100% setelah enam pekan menepi.”

“Tapi anda juga tidak bisa mengabaikan keduanya begitu saja. Keduanya bisa bangkit dari kondisi momen ini ke performa terbaik, yang biasanya terjadi di Liga Champions,” tuntasnya.

(din/fem)


LEAVE A REPLY