Turin – Andrea Pirlo ditanyai soal sejumlah mantan rekan dan musuh dalam kariernya, mulai dari yang terbaik, paling menyenangkan, tergila, sampai yang menyebalkan.

Pirlo memang telah mengumumkan pensiun dari lapangan hijau pada akhir tahun lalu. Tapi dia masih akan menjalani laga terakhirnya, sebuah laga perpisahan, di San Siro pada 21 Mei mendatang.

Tanggal tersebut dipilih karena 21 adalah nomor punggungnya, sementara Mei adalah bulan di mana Pirlo menjalani debut. Seluruh hasil penjualan tiket dari laga itu akan disumbangkan.

Pirlo lantas dihadapkan pada sebuah sesi tanya jawab soal mantan rekan dan musuh, untuk mengenang kariernya. Apa jawabannya?

“Rekan setim saya yang paling kuat secara teknik adalah Ronaldinho. Musuh terbaik adalah (Lionel) Messi, yang paling menyebalkan adalah Park (Ji-sung),” katanya dilansir Football Italia.

“Sementara untuk pelatih, mereka semua mengajari saya sesuatu. Rekan yang paling baik? (Alessandro) Nesta. Paling gila adalah (Antonio) Cassano.”

“Pemain yang paling bisa mengoptimalkan apa yang dia punya adalah (Gennaro) Gattuso. Sebuah laga yang ingin saya hapus? Final (Liga Champions) di Istanbul (musuh The Reds, 2005). Laga terbaik adalah final Piala Dunia (2006),” tandas eks pemain Nerazzurri, AC Milan, Juventus, dan New York City FC ini.

(raw/rin)




LEAVE A REPLY