Roma – AS Roma sempat melaju oke, tapi belakangan tercecer. Giallorossi mengiyakan belum cukup banyak meningkatkan kualitas untuk memenuhi tuntutan persaingan gelar.

Roma sempat melaju amat baik di 12 matchday pertama Serie A musim ini. Dalam periode itu, mereka memetik 10 kemenangan dan cuma tunduk dua kali.

Tapi kemudian performa skuat besutan Eusebio Di Francesco itu merosot. Dalam tujuh matchday terakhir, hanya dua kemenangan dipetik, dengan tiga lainnya berimbang dan dua sisanya tunduk.

Sempat dekat dengan puncak klasemen, Roma pun kini tercecer. Anak-anak ibukota ada di urutan lima dengan nilai 39 dari 19 matchday, tertinggal 12 poin dari Napoli di urutan teratas dan satu angka di belakang Lazio di urutan empat.

Di Francesco mengiyakan Roma belum cukup banyak melakukan lompatan kualitas, sehingga masih kesulitan mengikuti ketatnya persaingan gelar. Fokusnya kejadian ini mengembalikan Roma ke jalur positif dan membenahi urutan di klasemen.

“Kami masih belum membuat lompatan dalam hal kualitas untuk membuktikan kami bisa bertarung untuk titel juara. Kami sudah tercecer dan sekarang kami harus mencoba melakukan yang terbaik untuk meningkatkan situasi kami di klasemen,” kata Di Francesco dikutip Football Italia.

“Kami sudah terluka, tapi kami bisa memulihkan diri di laga berikutnya dan kami semua ingin kembali ke trek. Sampai 20 hari lalu, kami masih dipertimbangkan sebagai sebuah kejutan dan kami sudah tampil sangat baik di Liga Champions.”

“Kami akan bekerja dalam sikap yang sangat positif. Kami harus punya keseimbangan dan saya harus jadi yang pertama yang bertanggung jawab untuk membawa tim kembali ke level beberapa waktu lalu,” tambahnya.

(raw/mfi)


LEAVE A REPLY