Munich

Borussia Dortmund tumbang segalanya momen dihantam Die Roten 1-4 di Der Klassiker. Thomas Tuchel akui skor tersebut memang pantas diterima Dortmund.

Bermain di Allianz Arena, Sabtu (8/4/2017), Die Borussen gagal mengulang performa ketika mengalahan Bayern 1-0 di pertemuan pertama mereka di awal musim ini. Bayern mengejutkan tim tamu dengan mencetak gol cepat lewat Franck Ribery.

Hanya dalam 10 menit, gawang Dortmund sudah kebobolan lagi melalui mantan pemainnya Robert Lewandowski. Di menit 20, Raphael Guerreiro menghidupkan asa Die Borussen dengan mencetak gol balasan.

Akan tetapi setelah turun minum, Dortmund tak mampu menyamai permainan Bayern. Tiga menit usai kickoff, Arjen Robben mencetak gol ketiga Bayern, yang diakhiri dengan penalti Lewandowski.

Superior Bayern didukung dengan statistik. ESPNFC menunjukkan, tim besutan Carlo Ancelotti ini memiliki 71% penguasaan bola dengan melahirkan 18 percobaan (6 mengarah ke gawang) sedangkan Dortmund membuat 9 percobaan (3 mengarah ke gawang).

“Secara keseluruhan, kami memang tidak mendapatkan peluang untuk menyulitkan Bayern di level ini,” aku pelatih Dortmund ini, sebagaimana diwartakan Soccer Way.

“Kami memulai matchday dengan baik, tapi justru tertinggal dua gol dalam 10 menit. Hal itu membuat situasi sangat sulit untuk kami. Nyaris mustahil untuk membalikkan keadaan,” kata Tuchel.

“Kami terus bermain dengan baik dan menipiskan skor, tapi gol ketiga (Bayern) secara efektif menentukan permainan. Ini adalah sebuah kekalahan yang sangat pahit,” lanjut suksesor Juergen Klopp ini.

“Ini adalah sebuah matchday yang sulit untuk memulainya dan cara banyak hal berakhir hanya membuat masalah kian rumit. Kami pantas tumbang dengan skor seperti ini. Kami sekarang mesti memperlihatkan permainan terbaik kami untuk mendapatkan kesempatan,” imbuh dia.

(rin/cas)


LEAVE A REPLY