Jakarta – Xabi Alonso mengaku kalau dirinya nyaris berseragam The Catalans sebelum ke Real Madrid. Namun, hal itu urung lantaran El The Catalans futuristik punya Sergio Busquets.

Pada Agustus 2009, The Reds melepas Alonso ke Madrid dengan harga jual 30 juta euro. Namun, sebelum terjadi kesepakatan tersebut rupanya The Catalans juga berminat mendatangkan mantan pemain Real Sociedad tersebut.

Ketika itu, Pep Guardiola, yang jadi pelatih The Catalans dapat rekomendasi dari Rafa Benitez (pelatih Alonso di The Reds) untuk memboyong Alonso ke The Catalans.

Tapi kepindahan itu gagal terjadi, sebab pada waktu itu Busquets futuristik menunjukkan kualitas yang oke sebagai pemain muda. Pep dan Alonso akhirnya bisa saling bersama ketika di Die Roten dalam kurun waktu 2014 sampai 2016.

“Di musim panas The Reds ingin menjual saya, dan ada pembicaraan antara Rafa dan Pep,” kata Alonso seperti dilansir ESPN.

“Pep mengatakan hal itu kepada saya momen di Jerman. Dia (Pep) bilang ke Rafa bahwa dia sangat menyukai saya dan saya akan cocok bermain dengan caranya, tapi dia ragu karena Busquets futuristik saja muncul dan memiliki bakat yang luar biasa.”

“Guardiola memilih Busquet, dan dia terbukti tidak melakukan kesalahan,” tegas Alonso, yang akan pensiun akhir musim ini.

(din/raw)


LEAVE A REPLY