Turin – Giorgio Chiellini menepis anggapan Juventus beruntung mendapatkan AS Monaco sebagai musuh di semifinal. Bagaimana pun, Monaco begitu bersinar di musim ini.

Juventus akan menyambangi Stade Louis II di leg pertama pada Kamis (4/5/2017) dinihari WIB. Setelah itu, Monaco gantian berkunjung di leg kedua yang digelar di Juventus Stadium, sepekan lagi.

Musim ini boleh jadi pembuktian Bianconeri di Eropa, setelah menancapkan superioritasnya di Italia. Setelah 1996, Juve kontemporer sekali bisa mencapai final Liga Champions yakni pada 2015, namun kandas di tangan Barca 1-3.

Pada kejadian itu, Chiellini absen karena mengalami cedera betis. Kini, Juve bertekad terhindar dari patah hati untuk kedua kalinya.

“Aspek pribadi relatif tidak penting untukku,” kata Chiellini kepada France Football, yang dikutip Football Italia. “Bermain di laga-laga seperti itu mengandung beban besar untuk siapapun, tapi aku mengedepankan tim.”

“Kalau kami bisa melewati Monaco, kuharap Juve memiliki akhir yang berbeda dengan momen kami di Berlin [melawan Barcelona]. Liga Champions adalah target utama kami sejak awal musim ini, kami semua tahu tempat dan tanggalnya.”

“Sebelum kami memikirkan tentang final, kami harus fokus pada dua pertemuan dengan Monegasques, dua matchday yang akan sulit untuk dilakoni,” kata defender tengah Juve itu.

Dibandingkan semifinalis lainnya seperti Atletico Madrid atau Real Madrid, tidak bisa dipungkiri bahwa Monaco lebih ringan. Akan tetapi, tim arahan Leonardo Jardim itu mengarungi musim ini dengan impresif.

Di level domestik, Monaco memimpin klasemen sementara Ligue 1 dengan keunggulan tiga angka dari juara bertahan Paris St. Germain, dan satu laga di tangan. Sedangkan di Eropa, Kylian Mbappe cs menjuarai grup, menyingkirkan Manchester City dan Borussia Dortmund.

“Kejadian undiannya diumumkan, beberapa orang bilang duel ini akan gampang — mereka tidak paham sepakbola!” cetus Chiellini.

“Aku sudah mengikuti hasil-hasil Monaco sejak beberapa bulan lalu. Aku tahu mereka tidak jemawa, dan sedang menjalani musim yang luar biasa dengan statistik yang gila di Ligue 1, dan petualangan luar biasa di Eropa.”

“Monaco menjuarai grup mereka, memainkan matchday yang hebat melawan City dan mereka mengalahkan Borussia Dortmund. Salut!” ungkap dia.

(rin/cas)


LEAVE A REPLY