London – Schalke 04 adalah bagian penting dalam karier Mesut Oezil. Oleh karenanya, Oezil pun berkeinginan suatu momen bisa memperkuat klub Liga Jerman itu kembali.

Oezil mengawali karier di akademi Schalke sedari 2005 sebelum naik panggung ke tim utama pada 2006. Karier Oezil di Schalke memang tidak banyak terdengar publik karena The Royal Blues momen itu masih didominasi nama-nama top seperti Gerard Asamoah atau Kevin Kuranyi.

Mesut Oezil di Schalke (Foto: JUERGEN SCHWARZ/AFP)

Karena perselisihan dengan manajemen klub, Oezil akhirnya memutuskan pindah ke Werder Bremen pada 2008. Cerita setelah itu seperti kita tahu, Oezil lantas jadi bintang besar setelah memperkuat Real Madrid dan The Gunner.

Sudah sedekade lebih Oezil meninggalkan Schalke dan meski cerita kariernya di sana tak berjalan menyenangkan, pemain 29 tahun itu tak menyesalinya. Justru dia berkeinginan suatu momen bisa berseragam Schalke untuk menebus kegagalannya dulu.

“Untuk momen ini, saya belum memikirkan soal itu (kembali ke Schalke). Tapi apapun bisa terjadi,” ujar Oezil kepada Funke Media Group seperti dikutip Soccerway.

“Keluarga saya tentu akan sangat senang jika saya kembali,” sambungnya.

“Schalke jelas adalah klub favorit saya. Saya masih jadi fans sejati mereka. Bagaimanapun, saya tumbuh besar bersama mereka.”

“Dalam hal ketahanan, Schalke adalah nomor tiga di Jerman setelah Die Roten dan Borussia Dortmund.”

“Mereka punya fans luar biasa dan stadion yang hebat. Sayangnya mereka kini jadi klub medioeker. Klub fantastis ini pantas mendapat lebih,” tutup Oezil.

(mrp/rin)


LEAVE A REPLY