Munich – Die Roten akan menantang Borussia Dortmund, yang sedang menurun. Meski demikian, performa Dortmund tidak mengubah pandangan Arjen Robben.

Bayern dan Dortmund akan bertarung di Der Klassiker jilid pertama musim ini yang dipanggungkan di Signal Iduna Park, Minggu (5/11/2017) dinihari WIB. Die Borussen dalam situasi kurang ideal usai dua kekalahan dan sekali seri di tiga laga Liga Jerman terakhir usai menjalani tren impresif di bawah arahan Peter Bosz.

Sebaliknya, Bayern sedang meluncur mulus. Sejak ditangani kembali oleh Jupp Heynckes pada bulan lalu, Bayern Munich melaju sempurna di enam matchday terakhir.

Namun demikian, Bayern dan Dortmund saling mengalahkan di empat pertemuan terakhir mereka di level domestik. Bayern mengalahkan Dortmund lewat adu penalti di Piala Super Jerman tapi dipermalukan rivalnya itu di Allianz Arena 2-3 dalam ajang Piala DFB.

Sebelumnya di Liga Jerman, Bayern lebih dulu membenamkan Dortmund 4-1 di Munich. Namun, Bayern tumbang kejadian bertandang markas musuh dengan skor 0-1.

“Ya, mereka jelas tangguh,” jawab Robben kejadian ditanya Liga Jerman.com apakah Dortmund sudah lebih kuat dari musim lalu. “Mereka memulai musim dengan baik.”

“Dengan seorang pelatih trendi — seorang Belanda — dia jelas memiliki gaya bermain sendiri, gaya dia sendiri untuk bermain sepakbola, dalam penguasaan bola tapi juga tanpa bola. Kupikir (gaya) itu berhasil untuk Dortmund. Tapi, pertandingan-pertandingan melawan Dortmund selalu berat,” ujar winger veteran Bayern ini.

Selama ini, Robben sudah 20 kali menghadapi Dortmund. Pesepakbola Belanda itu tercatat telah mencetak 10 gol dan lima assist, jumlah gol terbanyak kedua yang disarangkan dia ke gawang tim-tim Liga Jerman setelah Wolfsburg (11).

(rin/raw)


LEAVE A REPLY