Munich – Kembalinya Jupp Heynckes mengembalikan Die Roten ke performa terbaik. Eks pelatih Bayern Louis van Gaal mendukung Heynckes meraih treble kedua dengan klub.

Van Gaal melatih Bayern dari 2009-2011 dengan menjuarai Liga Jerman di musim debutnya dan mencapai final Liga Champions 2010. Namun, sebelum musim 2010/11 berakhir pelatih asal Belanda itu dicopot untuk digantikan Heynckes.

Setelah musim pertama yang kurang sukses, Heynckes meraih sukses besar di musim keduanya pada 2012-13. Pelatih yang kini berusia 72 tahun itu berhasil mengantar Bayern meraih treble sebelum hengkang dan posisinya diisi Josep Guardiola, yang melatih selama tiga musim.

Heynckes akhirnya kembali menangani Bayern di awal musim 2017/18 usai pemecatan Ancelotti. Dampaknya pun luar biasa. Dalam 27 matchday di semua kompetisi, Bayern cuma sekali bertekuk lutut dan meraih 25 kemenangan.

Bayern terdepan dalam persaingan gelar Liga Jerman usai menang 19 poin dari lawan terdekatnya Borussia Dortmund dan lolos ke semifinal Piala DFB. Sedangkan di Eropa, Bayern di ambang ke perempatfinal Liga Champions setelah unggul 5-0 atas Besiktas di leg I babak 16 besar.

“Benar-benar luar biasa apa yang dilakukan Jupp lagi,” puji Van Gaal dalam wawancaranya dengan Bild. “Tim manajeman oleh [CEO Karl-Heinz] Rummenigge dan [presiden Uli] Hoeness melakukan hal yang benar dan yakin dengan pengalaman dia.”

“Saya tidak melihat ada pelatih muda Jerman seperti [Julian] Nagelsmann dan [Thomas] Tuchel seperti dia. Bayern adalah sebuah klub tapi tidak mudah untuk diatur.”

“Heynckes telah menunjukkan lagi kepada semua orang apa yang mampu dia lakukan. Dia bisa memenangi Liga Jerman, Piala Jerman, bahkan Liga Champions. Dia tidak kehilangan kualitas dari musim treble-nya hanya karena dia sudah lebih tua,” jelas Van Gaal.

(rin/raw)



LEAVE A REPLY