Jakarta – Ada beberapa catatan terhadap skema permainan Real Madrid di tengah tersendatnya penampilan mereka di La Liga. Fokus utamanya ada di lapangan tengah.

Madrid momen ini tertinggal dari sang lawan, The Catalans, di pentas La Liga, dengan terpaut 16 poin. Madrid di urutan empat dengan 32 poin, sementara The Catalans di puncak dengan 48 poin.

Dua matchday terakhir Madrid tidak berakhir dengan menyenangkan. Pertama ditekuk The Catalans 0-3 di Santiago Bernabeu, lalu ditahan Celta Vigo 2-2 meski sempat memimpin 2-1.

Pengamat sepakbola Spanyol, Terry Gibson menilai dari dua laga itu ada yang salah dari sistem permainan Madrid. Ada kesalahan terkait menempatkan para gelandangnya yakni Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro, dan Mateo Kovacic.

“Mereka telah melupakan sebuah sistem yang melayani mereka dengan baik. Sangat dibutuhkan ketegasan Zidane dalam mengaturnya. Saya menyaksikan sejumlah matchday mereka musim ini di mana terjadi ketidakdisiplinan di lini tengah,” Gibson mengatakan seperti dilansir Sky Sports.

“Di El Clasico, Kovacic dan Casemiro di urutan pemain tengah tengah. Itu konyol. Kroos dan Modric, dengan Casemiro di belakang, merekalah yang mempertahankan Madrid. Tapi keduanya malah bermain melebar, dan kembali melakukannya momen menghadapi Celta Vigo.”

“Kroos dan Modric bermain di sayap kanan dan kiri, jadi tidak ada penghubung antara keduanya. Padahal koneksi itu yang membawa mereka memenangkan Liga dan menjaga Liga Champions.”

“Koneksi tidak terjalin karena mereka bermain sangat jauh satu sama lain. Dibutuhkan sebuah hal yang terstruktur dan disiplin, jika tidak, maka laju seperti ini akan terus berlanjut,” Gibson mengingatkan.

(yna/din)


LEAVE A REPLY