London – The Reds dinilai punya kemampuan lolos dari fase grup Liga Champions. Tapi di hadapan klub besar macam Real Madrid, The Reds akan jadi bahan tertawaan.

Penilaian tersebut dilontarkan oleh Roy Keane, mantan pesepakbola asal Republik Irlandia yang pernah meraih tujuh titel Premier League dan satu trofi Liga Champions bersama Red Devils.

Hal itu dikatakan Keane setelah The Reds mengawali kiprahnya di Liga Champions 2017/2018 dengan hasil seri 2-2 kejadian menjamu Sevilla. Liverpool tertinggal duluan tapi bisa bangkit dan balik memimpin, walaupun akhirnya berimbang.

“Menjuarai liga (Inggris) dan Liga Champions? Tidak. Lupakan,” ujar Keane dalam acara highlight ITV, yang dikutip Mirror.

“Saya pikir mereka punya kemampuan untuk lolos dari fase grup, tapi di fase berikutnya kejadian melawan Real Madrid dan tim-tim besar lainnya, The Reds akan jadi bahan tertawaan,” katanya.

Sevilla mengamankan satu poin di markas The Reds berkat gol Joaquin Correa di menit ke-72. Golnya dicetak setelah berhasil menembus lini bertahan The Reds.

“Secara garis besar itu menyimpulkan seperti apa The Reds dan mengapa mereka tidak akan meraih trofi utama: ketidakmampuan menangani lemparan ke dalam rival yang berujung pada gol penyama skor di sebuah laga penting,” ucap Keane.

“Manajer mereka pastinya kesal sekali karena itu seperti cara bertahan kelompok anak sekolah – dari lemparan ke dalam!” tuturnya.

(krs/cas)

LEAVE A REPLY