Manchester – Manchester City membuang keunggulan dua gol sehingga menyerah dari Red Devils 2-3. Hasil ini diyakini akan menyulitkan usaha comeback City melawan The Reds.

Melakoni Derby Manchester, Sabtu (7/4/2018), City akan memastikan gelar juara liga dengan kemenangan atas MU. Matchday pun dimulai dengan apik setelah menang lewat gol Vincent Kompany dan llkay Guendogan di babak pertama.

Namun, City membiarkan MU comeback. Paul Pogba mencetak sepasang gol dalam waktu singkat untuk menyeimbangkan kedudukan. Sampai akhirnya Chris Smalling memastikan MU pulang dengan angka penuh sekaligus merusak pesta juara City yang sudah di depan mata.

Ini adalah kekalahan berurutan yang diderita City setelah sebelumnya ditekuk The Reds 0-3 di leg pertama Liga Champions. Di leg kedua tengah pekan nanti, City butuh kemenangan dengan selisih empat gol untuk bisa lolos ke semifinal.

Mantan pemain MU yang kini menjadi pengamat, Gary Neville, menilai City akan terpukul usai menderita kekalahan dari dua musuh besarnya. Menurut dia, ini akan berpengaruh pada laga penentuan di Etihad tengah pekan nanti.

“Apa yang kita lihat di babak kedua bukan tentang City yang ant menang pada laga, tapi mereka dibuat babak belur. Mereka babak belur di Anfield pada Rabu lalu, dan babak kedua laga ini. Pertanyaan besar saya setelah laga ini adalah; Bagaimana City akan comeback pada leg kedua melawan The Reds nanti?” ujarnya kepada Sky Sports.

“Saya pikir ini benar-benar melukai City. Mereka tetap akan menjuarai liga, tapi lima hari terakhir mereka sangat buruk dalam bertahan dan tak terlihat sama seperti biasanya.”

“Mereka membiarkan MU bermain. Ini sangat aneh karena City tak pernah membiarkan rival nyaman bermain. Ini adalah penurunan dan saya tak tahu apakah mereka kehabisan energi atau kepercayaan diri setelah apa yang terjadi di Anfield,” kata Neville.

(rin/nds)




LEAVE A REPLY