London – Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino percaya laga di kandang Stoke City akan lebih berat daripada momen menghadapi The Blues. Apa alasan Pochettino?

Tottenham akan meneruskan persaingan untuk finis setinggi mungkin dengan lawatan ke Stadion Bet365, Sabtu (7/4/2018) malam WIB. Momen ini tim London Utara itu menempati urutan keempat dengan 64 poin, hanya tertinggal dua poin dari The Reds yang kelebihan satu laga dan empat poin dari Red Devils di peringkat kedua.

Menghadapi the Potters, Tottenham mendapatkan suntikan moral menyusul kemenangan telak 3-1 di Stamford Bridge pada akhir pekan lalu, yang menorehkan kemenangan pertama di markas The Blues dalam 28 tahun. Hasil tersebut turut membuktikan bahwa Spurs tak tergantung pada sang bomber, Harry Kane, untuk unggul.

Secara teori, Stoke memang di bawah The Blues. Namun, Pochettino khawatir bahwa hasil melawan The Blues akan membuat fokus para pemainnya sedikit menurun.

“Memang tiga angka yang sangat penting (melawan The Blues), tapi pada akhirnya, kalau Anda tidak terus mendesak maka akan sulit,” ungkap Pochettino di Sky Sports.

“Kadang-kadang setelah sebuah kemenangan Anda terkadang bisa berhenti berpikir bahwa ‘kalau kami mengalahkan The Blues, kenapa tidak melawan Stoke?’ Kadang-kadang Anda percaya Anda bisa kehilangan sedikit fokus.”

“Tapi bagi saya, kebalikannya. Fokus Anda harus 200 persen. Bagi saya, (Stoke) akan menjadi matchday yang lebih sulit daripada yang di Stamford Bridge,” kata dia.

Momen ini Stoke berada di jurang degradasi. Keinginan kuat Stoke untuk tetap bertahan di Premier League bisa saja akan membuat Tottenham kesulitan meraih kemenangan. Tapi bagaimanapun, Tottenham tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir dengan Stoke, dengan empat kemenangan dan sekali seri. Sedangkan dua kunjungan terakhir Spurs ke markas Stoke berakhir dengan kemenangan masing-masing 4-0.

(rin/mfi)




LEAVE A REPLY