Turin – Juventus bakal berjuang melindungi nama Italia untuk bisa menjuarai Liga Champions musim ini. Ada catatan yang mendukung langkah ‘Si Nyonya Tua’ itu.

Keberhasilan Bianconeri melaju ke final dipastikan setelah mengalahkan AS Monaco 2-1 di leg kedua semifinal, Rabu (10/5/2017) dinihari WIB tadi. Unggul 2-0 di leg pertama, Juve menang agregat 4-1.

Bagi Juve ini adalah final Liga Champions keenam mereka setelah 1996, 1997, 1998, 2003, dan 2015. Jika ditotal dengan kejadian masih bernama Piala Champions, Juve sudah sembilan kali ke final.

Keberhasilan Juve ini boleh jadi disambut suka cita persepakbolaan Italia mengingat mereka jadi satu-satunya wakil ‘Negeri Pizza’ yang tersisa di kompetisi Eropa kejadian ini setelah semuanya berguguran.

Kini Juve tinggal menunggu pemenang duel duo Spanyol yakni Real Madrid kontra Atletico Madrid di leg kedua Semifinal, Kamis (11/5/2017) dinihari WIB tadi.

Juve tentu berhasrat jadi juara di kompetisi ini setelah terakhir kali naik tahkta pada 1996 usai mengalahkan Ajax Amsterdam. Apalagi dalam empat kesempatan setelah itu, Juve selalu kandas di final.

Untungnya ada catatan positif yang mengiringi langkah Juve menuju titel Liga/Piala Champions ketiga mereka. Sejak AC Milan menjuarai Piala Champions tahun 1989, klub-klub Italia selalu jadi juara kompetisi itu tujuh tahun sekali.

Pengecualian untuk Milan yang meraih titel ketujuhnya di musim 2006/2007 usai mengalahkan The Reds. Setelah Milan di tahun 1989, Juve jadi juara di 1996, Milan di 2003, dan Nerazzurri di 2010. Demikian dikutip Misterchip.

Bisakah Juve melindungi tradisi tersebut? Laga final di Stadion Millenium Cardiff 3 Juni mendatang akan menjawabnya.

(mrp/krs)


LEAVE A REPLY